Skip to content

M10 · Bab 7± 45 menitDraf AI

Load Testing dan Membaca Hasilnya

Tujuan belajar

  • Membedakan load, stress, spike, dan soak test beserta tujuannya
  • Membaca throughput, p50/p95/p99, error rate, dan saturasi — dan tahu kenapa rata-rata menyesatkan
  • Menulis script k6 sederhana dengan thresholds dan menjalankannya lewat Docker grafana/k6
  • Menelusuri bottleneck umum (connection pool DB, thread pool, GC) dari hasil load test
  • Mengenali kapan cukup memakai JMH untuk micro-benchmark, bukan load test

Prasyarat: Memori JVM, GC, dan Profiling

Kuis

5 soal · lulus bila minimal 70% benar

1.Dari 100 request, 94 selesai sekitar 45 ms dan 6 request butuh 1,2–1,7 detik. Pernyataan mana yang paling tepat?
2.Apa yang terjadi saat script k6 dengan thresholds: { http_req_failed: ['rate<0.01'] } selesai dan 3% request gagal?
3.Saat load naik, p95 endpoint checkout melonjak dari 80 ms ke 2 detik, CPU aplikasi hanya 25%, dan metrik hikaricp.connections.pending terus di atas 30. Dugaan bottleneck paling kuat?
4.Kamu menjalankan load test 30 detik tepat setelah aplikasi Spring Boot start, dan p99 menit pertama jauh lebih buruk dari test kedua. Penjelasan paling mungkin?
5.Kamu ingin tahu mana yang lebih cepat antara dua cara mem-parsing kode SKU di memori, tanpa HTTP dan tanpa database. Alat yang paling tepat?

Jawab semua soal dulu (0/5)