Skip to content

M12 · Bab 3± 45 menitDraf AI

Konfigurasi dan Secret di Production

Tujuan belajar

  • Menerapkan prinsip 12-factor config — satu image, konfigurasi berbeda per environment
  • Memilih sumber konfigurasi yang tepat — environment variable, file (configtree), atau config server
  • Menjaga secret tetap keluar dari Git, image Docker, dan log, serta merencanakan rotasi secret
  • Memvalidasi konfigurasi saat startup dengan @ConfigurationProperties + @Validated agar aplikasi fail fast
  • Mengenali kapan feature flag lebih tepat daripada deploy ulang

Prasyarat: Docker Compose untuk Lingkungan Lokal

Kuis

5 soal · lulus bila minimal 70% benar

1.Tim kamu membuat image terpisah untuk staging dan production karena URL database ditulis di application.yml yang ikut di-build. Masalah utama pendekatan ini?
2.Apa yang tercetak? record DbConfig(String url, String password) {} lalu System.out.println(new DbConfig("jdbc:postgresql://db/shop", "rahasia"));
3.Aplikasi berhasil start di production, tapi pembayaran pertama gagal karena payment.api-key kosong — typo nama env var. Perbaikan desain yang paling tepat?
4.Seorang developer tidak sengaja commit file .env berisi API key production ke repository, lalu menghapusnya di commit berikutnya. Langkah wajib berikutnya?
5.Env var PAYMENT_GATEWAY_TIMEOUT=3s di-set di container. Properti Spring mana yang terisi berkat relaxed binding?

Jawab semua soal dulu (0/5)