Skip to content

M14 · Bab 1± 50 menitDraf AI

API Gateway dengan Spring Cloud Gateway

Tujuan belajar

  • Menjelaskan peran API gateway — routing, auth di tepi, rate limit, CORS, dan agregasi ringan
  • Memilih antara Spring Cloud Gateway Server WebMVC dan WebFlux beserta starter-nya
  • Menulis route dengan predicate dan filter di application.yml
  • Memasang rate limiting berbasis Redis dan TokenRelay untuk meneruskan token OAuth2
  • Membedakan gateway dengan BFF dan menjaga logika bisnis tetap di service

Prasyarat: Proyek Mini: Memecah Monolith Pesanan

Kuis

5 soal · lulus bila minimal 70% benar

1.Route punya predicate Path=/api/orders/** dan filter StripPrefix=1. Client memanggil GET /api/orders/42. Path apa yang diterima order-service?
2.Token bucket dengan burstCapacity: 3 dan replenishRate: 1 (token/detik) masih penuh. Client mengirim 5 request dalam 0,5 detik. Apa yang terjadi?
3.Tim ingin gateway menghitung diskon member sebelum meneruskan request checkout agar order-service lebih sederhana. Tanggapan yang paling tepat?
4.Setelah upgrade ke Spring Cloud 2025.1, route di bawah spring.cloud.gateway.routes tidak lagi aktif dan semua request ke gateway mendapat 404. Penyebab paling mungkin?
5.Aplikasi mobile butuh satu endpoint yang menggabungkan profil, 5 pesanan terakhir, dan poin loyalty dengan bentuk respons khusus layar beranda. Pilihan desain yang paling tepat?

Jawab semua soal dulu (0/5)