Skip to content

M09 · Bab 6± 55 menitDraf AI

Keamanan API: OWASP dan Praktiknya

Tujuan belajar

  • Mengenali 10 risiko OWASP API Security Top 10 (2023) dan contoh wujudnya di aplikasi Spring
  • Mengonfigurasi CORS dengan origin eksplisit dan memutuskan kapan CSRF perlu aktif
  • Mencegah mass assignment dan kebocoran data dengan DTO record untuk request dan response
  • Menerapkan security header, rate limiting dasar, dan pembatasan sumber daya
  • Mengelola secret, memindai dependency, dan menulis log keamanan tanpa data sensitif

Prasyarat: Otorisasi: Role dan Kepemilikan Data

Kuis

6 soal · lulus bila minimal 70% benar

1.Endpoint PUT /api/users/me menerima @RequestBody User user (entity JPA yang punya field role) lalu menyimpannya. Penyerang mengirim {"name":"Ani","role":"ADMIN"}. Apa yang terjadi?
2.API kamu hanya diakses lewat header Authorization: Bearer <token> dan tidak memakai cookie sama sekali. Bagaimana sikap yang tepat terhadap CSRF?
3.Frontend di https://shop.example.com mendapat error blocked by CORS policy saat memanggil API. Developer mengusulkan allowedOriginPatterns("*") plus allowCredentials(true). Kenapa usulan ini buruk?
4.Mana yang paling tepat untuk mencatat kegagalan login di log?
5.Endpoint GET /api/products?size=1000000 membuat server kehabisan memori. Risiko OWASP API mana yang paling relevan?
6.Apa output program TokenBucketDemo di bab ini untuk request ke-8 (detik ke-2)?

Jawab semua soal dulu (0/6)